Riyaadhushshaalihiin 297. "ALLAH TIDAK PERNAH ZHALIM" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

47:04
 
Bagikan
 

Manage episode 286089048 series 2490907
Oleh Muhammad Nuzul Dzikri ditemukan oleh Player FM dan komunitas kami — hak cipta dimiliki oleh penerbit, bukan Player FM, dan audio langsung didapatkan dari server mereka. Tekan tombol Berlangganan untuk mendapat setiap pembaharuan di Player FM, atau salin URL feed ke aplikasi podcast lainnya.
297. ALLAH TIDAK PERNAH ZHALIM Riyaadhush Shaalihiin Bab 11 | Mujahadah Hadits ke 113 | Hadits Sa’id bin Abdul Aziz dari Rabi’ah bin Yazid, dari Abu Idris al-Khaulani, dari Abu Dzar Jundub bin Junadah -radhiyallahu ‘anhu Dari Sa’id bin Abdul Aziz dari Rabi’ah bin Yazid, dari Abu Idris al-Khaulani, dari Abu Dzar Jundub bin Junadah -radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam sebuah hadits yang beliau riwayatkan dari Allah Yang Mahasuci dan Mahatinggi, Dia Ta’ala berfirman, “Wahai hamba-hambaKu, Aku telah mengharamkan kezhaliman atas diriKu dan Aku menjadikannya haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi. Wahai hamba-hambaKu, kalian semua adalah sesat, kecuali orang yang Aku beri petunjuk, maka mohonlah petunjuk kepadaKu, niscaya Aku memberi petunjuk kepada kalian. Wahai hamba-hambaKu, kalian semua adalah lapar, kecuali orang yang Aku beri makan, maka mintalah makan kepadaKu, niscaya Aku akan memberi kalian makan. Wahai hamba-hambaKu, kalian semua adalah telanjang kecuali orang yang Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian kepadaKu, niscaya Aku memberi kalian pakaian. Wahai hamba-hambaKu, kalian selalu berbuat salah di malam dan di siang hari sedangkan Aku mengampuni semua dosa, maka mohonlah ampun kepadaKu, niscaya Aku mengampuni kalian. Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian tidak dapat berbuat sesuatu yang merugikanKu dan kalian tidak dapat berbuat sesuatu yang menguntungkanKu. Wahai hamba-hambaKu, seandainya orang yang pertama hingga orang yang terakhir, manusia dan jin dari kalian, semuanya memiliki hati seperti hati seorang laki-laki yang paling bertakwa di antara kalian, maka hal itu tidak akan menambah sedikit pun dari kerajaanKu. Wahai hamba-hambaKu, seandainya orang yang pertama hingga orang yang terakhir, manusia dan jin dari kalian, semuanya memiliki hati seperti hati seorang laki-laki yang paling jahat di antara kalian, hal itu tidak akan mengurangi sedikit pun dari kerajaanKu. Wahai hamba-hambaKu, seandainya orang pertama sampai yang terakhir, manusia dan jin dari kalian, berdiri di atas satu bidang tanah, mereka semua memohon kepadaKu, lalu masing-masing Aku kabulkan permintaannya, niscaya hal tersebut tidak akan mengurangi apa yang ada di sisiKu, melainkan sebagaimana jarum jika dimasukkan ke dalam samudera (lalu diangkat lagi). Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya ia hanyalah amal-amal kalian, Aku menghitungnya untuk kalian kemudian Aku membalasnya untuk kalian. Barangsiapa mendapatkan balasan baik, maka hendaklah dia memuji Allah, dan barangsiapa mendapatkan selain itu, maka janganlah menyalahkan kecuali dirinya sendiri.” Sa’id berkata, “Jika Abu Idris menyampaikan hadits ini, dia berlutut.” (HR. Muslim)

626 episode