84. Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional dan UU Cipta Kerja

38:55
 
Bagikan
 

Manage episode 312056845 series 3219063
Oleh Yossy Girsang ditemukan oleh Player FM dan komunitas kami — hak cipta dimiliki oleh penerbit, bukan Player FM, dan audio langsung didapatkan dari server mereka. Tekan tombol Berlangganan untuk mendapat setiap pembaharuan di Player FM, atau salin URL feed ke aplikasi podcast lainnya.
Wawancara Eksklusif bersama Sekretaris Eksekutif Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Raden Pardede mengenai strategi yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam 3 bulan mendatang hingga berakhirnya tahun 2020, dan langkah-langkah prioritas yang akan dilakukan untuk percepatan ekonomi di 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai ketua tim penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Tim penanganan COVID-19 dan PEN memiliki beberapa tugas penting, antara lain melihat situasi perekonomian nasional, program-program perekonomian yang sifatnya multi years dan perkembangan COVID-19. Ini terkait juga dengan segi ketersediaan peralatan tes maupun perkembangan vaksin dan antibodi. Oleh karena itu Tim ini perlu merencanakan dan mengeksekusi program-program agar penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi berjalan beriringan, dalam arti keduanya ditangani kelembagaan yang sama dan koordinasi maksimal. Dari total anggaran untuk pemulihan ekonomi Rp 695 triliun, Raden Pardede menyatakan bahwa pemerintah masih optimis akan dapat terserap semuanya hingga Des 2020. Khusus untuk anggaran sosial terjadi kenaikan dari Rp 203,9 triliun menjadi Rp 242 triliun. Lalu tahun depan, sesuai dengan RAPBN 2021, pemerintah telah menyiapkan anggaran sosial Rp 110 Triliun, Kesehatan dan Vaksin Rp 75,4 triliun, dan pemerintah akan mulai berfokus pada penciptaan lapangan kerja untuk dapat melakukan percepatan dalam pemulihan ekonomi nasional. Dalam wawancara Raden Pardede juga menyampaikan bahwa UU Ciptaker merupakan win win untuk kedua belah pihak yaitu pengusaha dan buruh, karena di masa pandemi ini situasi tidak mudah untuk pengusaha karena harus merestrukturisasi utang sementara dari sisi buruh juga pemerintah masih memberikan bantalan pengaman jika ada yang terkena PHK atau kehilangan pekerjaan.

105 episode