Renungan Harian Tanggal 19 September 2020

6:41
 
Bagikan
 

Manage episode 272415490 series 2770107
Oleh Manna Multimedia Ministry supported by Juju Juanda ditemukan oleh Player FM dan komunitas kami — hak cipta dimiliki oleh penerbit, bukan Player FM, dan audio langsung didapatkan dari server mereka. Tekan tombol Berlangganan untuk mendapat setiap pembaharuan di Player FM, atau salin URL feed ke aplikasi podcast lainnya.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ
2⃣0⃣2⃣0⃣
🅿️UL🅰️NG KE RUM🅰️H
Kita tidak perlu takut akan masa depan, kecuali ketika kita melupakan bagaimana Tuhan telah memimpin kita
⏸ ELLEN G WHITE ⏸
🌖 S E P T E M B E R 🌔
KELUARGA ALLAH
Tanggal 19, Hari Sabat
CINTA SEJATI ADALAH PRINSIP YANG SUCI
📖 Ayat Inti : Matius 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
👫🏡
Cinta adalah suatu pemberian indah yang kita terima dari Yesus. Cinta kasih sejati dan suci bukanlah suatu perasaan, melainkan suatu prinsip. Barang siapa yang digerakkan cinta sejati tidak berlaku gegabah dan bertindak buta.
Hanya ada sedikit cinta yang tulen, sejati, sungguh sungguh, berserah dan murni. Judul yang indah ini sesungguhnya jarang sekali dapat ditentukan. Nafsu disebut cinta.
Cinta sejati ialah suatu prinsip yang tinggi dan suci, sangat berbeda sifatnya daripada cinta yang dibangunkan oleh dorongan hati dan tiba-tiba mati apabila mendapat ujian yang berat.
Cinta adalah suatu tanaman yang tumbuh dari surga dan harus dirawat dan dipelihara. Hati yang dipenuhi cinta kasih, kebenaran, kata-kata kasih akan menjadikan keluarga itu berbahagia dan mengerahkan pengaruh yang meninggikan terhadap semua orang yang datang ke dalam lingkungan pengaruhnya ....
Sementara cinta yang murni melibatkan Allah dalam rencananya, maka nafsu itu keras kepala, tergesa-gesa, tidak masuk akal, melawan segala penahanan diri dan akan menjadi pilihan dan berhalanya. Di dalam semua tingkah laku seorang yang mempunyai cinta sejati, kasih karunia Allah akan dinyatakan. Kesopanan, kesederhanaan, ketulusan hati, moral dan agama adalah yang menjadi ciri segala langkah menuju kepada persekutuan dalam pernikahan. Barang siapa yang dikendalikan demikian tidak akan terlibat dalam pergaulan satu dengan yang lain, sehingga tidak ada perhatian terhadap kumpulan sembahyang dan upacara-upacara perbaktian. Semangat mereka terhadap kebenaran tidak akan mati sebab kelalaian terhadap segala kesempatan dan hak-hak yang telah dikaruniakan Allah dengan murahnya kepada mereka.
Cinta yang demikian akan tidak mempunyai fundamen yang lebih baik daripada hanya pemuasan hawa nafsu saja, akan keras kepala, buta dan tidak dapat dikendalikan. Kehormatan, kebenaran, dan segala kuasa pikiran yang mulia dan tinggi ditaklukkan kepada perhambaan hawa nafsu. Orang yang terikat di dalam rantai kegila-gilaan ini terlalu sering tuli kepada suara hati nurani dan pertimbangan yang sehat; baik penerangan maupun bujukan tidak dapat mengajak dia untuk melihat kebodohan sikapnya itu.
✅ Cinta yang benar bukanlah nafsu besar, bernyala-nyala dan darah mendidih. Sebaliknya, ia tenang dan kalem. Cinta demikian memandang jauh bukan sekadar yang kelihatan dan tertarik dengan sifat-sifat yang halus. Ia bijaksana dan tahu membedakan, penyerahannya adalah sunggu-sungguh dan kekal.
~Seri Membina Keluarga, jld. 1, hlm. 45, 46.
🛐 DOA KITA HARI INI
Pendalaman 📝
WA/Telegram : +62 811-162-6629
TUHAN MEMBERKATI🙏🏻

142 episode