Renungan Harian Tanggal 11 September 2021

6:27
 
Bagikan
 

Manage episode 302064637 series 2770107
Oleh Manna Multimedia Ministry supported by Juju Juanda ditemukan oleh Player FM dan komunitas kami — hak cipta dimiliki oleh penerbit, bukan Player FM, dan audio langsung didapatkan dari server mereka. Tekan tombol Berlangganan untuk mendapat setiap pembaharuan di Player FM, atau salin URL feed ke aplikasi podcast lainnya.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ
🌒 S E P T E M B E R 🌒
2️⃣0️⃣2️⃣1️⃣
MENJADI PUTRA DAN PUTRI ALLAH
"Persekutuan dengan Allah mendorong baik pikiran, aspirasi mulia, persepsi kebenaran yang jelas, dan tujuan perbuatan yang agung. Mereka yang menghubungkan jiwa mereka dengan Allah akan diakui oleh DIA sebagai putra dan putri-Nya."
⏸ ELLEN G WHITE ⏸
📆 Sabat, 11 September.
Penganiayaan Menolong Penyebaran Injil
👥 👥 👥 👥 👥
Ayat Inti : 2 Korintus 12: 10
"Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat."
👦🏻👧🏻
Pada setiap zaman para utusan pilihan Allah telah dicela dan dianiaya, namun melalui penderitaan mereka pengetahuan akan Allah telah disebarluaskan. Setiap murid Kristus harus terjun ke dalam barisan itu dan melaksanakan pekerjaan yang sama, karena ia tahu bahwa musuhnya tak dapat berbuat apa-apa menentang kebenaran, tetapi justru untuk kebenaran. Allah bermaksud supaya kebenaran dinyatakan dan menjadi pokok ujian dan diskusi, bahkan melalui hinaan yang diberikan kepada kebenaran itu. Pikiran orang harus digerakkan, setiap pertentangan, setiap celaan, setiap upaya untuk membatasi kebebasan hati nurani, adalah alat Allah untuk membangunkan pikiran yang tanpa itu bisa tertidur.
Betapa sering akibat ini telah kelihatan dalam sejarah para utusan Allah! Ketika Stefanus yang mulia dan fasih bicara itu dilempari hingga mati atas anjuran majelis Sanhedrin, tidak ada kerugian kepada pekerjaan Injil. Terang surga yang memuliakan wajahnya, belas kasihan Ilahi yang disebutkan dalam doanya pada waktu mau meninggal adalah bagaikan sebuah panah keyakinan yang tajam kepada anggota Sanhedrin fanatik yang siap siaga itu, dan Saulus, Farisi penganiaya itu menjadi alat terpilih pembawa nama Kristus di hadapan orang-orang bukan Yahudi dan raja-raja dan bani Israel. Dan lama sesudah itu Paulus yang lanjut usia itu menulis dari penjara Roma: "Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan... dengan maksud yang tidak ikhlas sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku.... Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimana juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur."
✅ Dengan dipenjarakannya Paulus Injil disebarluaskan, dan jiwa-jiwa ditarik kepada Kristus di istana Kaisar sendiri. Oleh upaya setan untuk membinasakannya, benih Firman Allah "yang tidak fana", "yang hidup dan yang kekal" ditaburkan di dalam hati manusia; melalui celaan dan penganiayaan kepada anak-anak-Nya nama Kristus dibesarkan dan jiwa-jiwa diselamatkan.
🛐 DOA KITA HARI INI
Pendalaman 📝
WA/Telegram : +62 811-162-6629
TUHAN MEMBERKATI🙏🏻

462 episode