Renungan Harian Tanggal 17 Juli 2021

6:11
 
Bagikan
 

Manage episode 297657780 series 2770107
Oleh Manna Multimedia Ministry supported by Juju Juanda ditemukan oleh Player FM dan komunitas kami — hak cipta dimiliki oleh penerbit, bukan Player FM, dan audio langsung didapatkan dari server mereka. Tekan tombol Berlangganan untuk mendapat setiap pembaharuan di Player FM, atau salin URL feed ke aplikasi podcast lainnya.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ
🌒 J U L I 🌒
2️⃣0️⃣2️⃣1️⃣
MENJADI PUTRA DAN PUTRI ALLAH
"Persekutuan dengan Allah mendorong baik pikiran, aspirasi mulia, persepsi kebenaran yang jelas, dan tujuan perbuatan yang agung. Mereka yang menghubungkan jiwa mereka dengan Allah akan diakui oleh DIA sebagai putra dan putri-Nya."
⏸ ELLEN G WHITE ⏸
📆 Sabat, 17 Juli
Keberanian Penurutan Didemonstrasikan
👥 👥 👥 👥 👥
Ayat Inti : Kejadian 22. 12
“Lalu la berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
👦🏻👧🏻
Abraham ... yang dalam penurutannya akan perintah Ilahi ... mengadakan perjalanan dengan Ishak di sisinya. Ia melihat di hadapannya gunung yang dikatakan Allah kepadanya akan dinyatakan-Nya sebagai tempat ia harus mengorbankan anaknya. Ia memindahkan kayu itu dari bahu hambanya lalu meletakkannya ke atas Ishak, yaitu yang akan dikorbankan. Ia mengikat jiwanya dengan keteguhan dan kepatuhan yang menyengsarakan nyawanya, siap untuk pekerjaan yang dituntut Allah supaya dilakukannya. Dengan hati yang hancur dan tangan yang sangat lemas, ia mengambil api, ketika Ishak bertanya: Ya bapa, di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu? Oh, tetapi, Abraham tidak dapat memberitahukan kepadanya sekarang! Bapa dan anak mendirikan mazbah, dan tibalah saat yang mengerikan bagi Abraham untuk memberitahukan kepada Ishak hal yang telah menyengsarakan jiwanya sepanjang perjalanan yang jauh, bahwa Ishak sendirilah korban itu. Ishak bukanlah seorang anak-anak, ia adalah orang muda yang sudah dewasa. Ia tentu dapat menolak untuk menyerah kepada maksud bapanya, sekiranya ia memilih berbuat demikian. Ia tidak menuduh bapanya sakit ingatan, dan tidak pula ia berusaha hendak mengubah maksudnya. Ia menyerah. Ia percaya pada kasih bapanya dan bahwa ia tentu tidak akan mengadakan pengorbanan yang ngeri ini dari satu satunya anaknya kalau Allah tidak menyuruh dia berbuat demikian.
Ishak diikat dengan tangan gemetar, tangan yang penuh kasih dan belas kasihan sebab Allah telah mengatakannya. Anak itu menyerah untuk dikorbankan sebab ia percaya akan ketulusan ayahnya. Tetapi ketika segala sesuatu sudah sedia, ketika iman ayah dan penyerahan anak sudah diuji sepenuhnya, malaikat Allah menahan tangan Abraham yang terangkat yang sudah hampir menyembelih anaknya dan mengatakan kepadanya bahwa hal itu sudah cukup.
Untuk menuruti Allah dengan sukarela di bawah segala keadaan, keberanian yang besar pun diperlukan.
✅ Kita dapat mengenal Kristus hanya oleh mengasihi dan menuruti Dia. Tuhan memanggil orang-orang yang gagah berani, yang tidak akan takut ataupun gentar.
🛐 DOA KITA HARI INI
Pendalaman 📝
WA/Telegram : +62 811-162-6629
TUHAN MEMBERKATI🙏🏻

424 episode