Artwork

Konten disediakan oleh 中央廣播電臺 RTI Radio Taiwan International and Aditya Nugraha. Semua konten podcast termasuk episode, grafik, dan deskripsi podcast diunggah dan disediakan langsung oleh 中央廣播電臺 RTI Radio Taiwan International and Aditya Nugraha atau mitra platform podcast mereka. Jika Anda yakin seseorang menggunakan karya berhak cipta Anda tanpa izin, Anda dapat mengikuti proses yang diuraikan di sini https://id.player.fm/legal.
Player FM - Aplikasi Podcast
Offline dengan aplikasi Player FM !

Analis: 2024 Adalah “Tahun AI”, Indeks Nasdaq Berkemungkinan Akan Naik Lagi 30%

 
Bagikan
 

Manage episode 393985512 series 2975965
Konten disediakan oleh 中央廣播電臺 RTI Radio Taiwan International and Aditya Nugraha. Semua konten podcast termasuk episode, grafik, dan deskripsi podcast diunggah dan disediakan langsung oleh 中央廣播電臺 RTI Radio Taiwan International and Aditya Nugraha atau mitra platform podcast mereka. Jika Anda yakin seseorang menggunakan karya berhak cipta Anda tanpa izin, Anda dapat mengikuti proses yang diuraikan di sini https://id.player.fm/legal.

Analis: 2024 Adalah “Tahun AI”, Indeks Nasdaq Berkemungkinan Akan Naik Lagi 30%

(Taiwan, ROC) – Seorang analis dari Wedbush Securities, Dan Ives menyampaikan bahwa pada tahun 2024, Kecerdasan Buatan (AI) akan memperkuat posisinya sebagai dominan dalam topik investasi dan saham teknologi, serta berkemungkinan akan melonjak sebanyak 30%.

Dilansir dari pemberitaan Business Insider, analis teknologi senior di Wall Street, Dan Ives menunjukkan bahwa seiring masuknya tahun 2024, Wall Street dan industri teknologi tengah menantikan kedatangan “tahun AI”, serta mendorong kenaikan saham teknologi. Dalam scenario optimis, indeks Nasdaq mungkin akan mencapai 20.000 poin, yang berarti bahwa indeks tersebut akan melonjak lebih dari 30% dari posisinya saat ini, yakni di sekitar 15.000 poin.

Ives menyampaikan, saham teknologi akan naik 25% pada tahun 2024 dan Indeks Nasdaq akan mencapai level 20.000 poin, karena Wall Street masih sangat meremehkan laju perkembangan siklus AI. Indeks Nasdaq telah mengalami kenaikan luar biasa selama satu tahun terakhir, melonjak sebesar 43% serta melampaui prediksi pesimis Wall Street, dan Ives tetap optimis terhadap prospek indeks tersebut.

Persaingan antara Microsoft dan Alphabet (induk Google), yang mana keduanya sama-sama meluncurkan chatbot AI pada tahun 2023, mungkin akan semakin ketat dalam setahun mendatang. Sementara itu, perusahaan-perusahaan besar lainnya seperti Apple, Amazon, Nvidia, Meta dan lainnya juga akan menginvestasikan sebanyak miliaran dolar dalam bidang kecerdasan buatan.

Dengan meningkatnya minat terhadap chatbot seperti ChatGPT, kenaikan signifikan dalam saham teknologi selama setahun terakhir telah membantu Nvidia mencapai nilai pasar triliunan dolar, sambil membantu tujuh raksasa teknologi AS mendominasi kembali pasar.

Ives bukanlah satu-satunya analis yang bertaruh bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun penting bagi kecerdasan buatan (AI). Pendiri Minerva Analysis, Kathleen Brooks juga mengemukakan jikalau AI akan terus menjadi tema dominan di pasar pada tahun 2024, dan saat ini kita baru melihat permukaannya saja. Terlihat bahwa perusahaan-perusahaan seperti Nvidia dan Microsoft sudah mendominasi di bidang ini, dan para raksasa teknologi ini memiliki sumber daya dan dukungan keuangan yang besar untuk mengembangkan teknologi AI.

𝙏𝙝𝙚 𝟮𝟬𝟮𝟰 𝙏𝙖𝙞𝙬𝙖𝙣𝙄𝘾𝘿𝙁 𝙎𝙘𝙝𝙤𝙡𝙖𝙧𝙨𝙝𝙞𝙥 𝙞𝙨 𝙣𝙤𝙬 𝙤𝙥𝙚𝙣 𝙛𝙤𝙧 𝙖𝙥𝙥𝙡𝙞𝙘𝙖𝙩𝙞𝙤𝙣!

"Program Beasiswa Internasional 2024 untuk Mahasiswa Asing Tingkat Pendidikan Tinggi yang Menempuh Gelar Magister sambil Bekerja bagi Pegawai Publik dan Tenaga Pendidik”

• Tujuan: Memberikan kesempatan gelar magister bagi pegawai pemerintah dan tenaga pendidik yang sedang bekerja.

• Detil Program Beasiswa:

1. Bidang studi harus sesuai dengan kebutuhan personel administratif dan manajerial di sektor publik dan pendidikan.

2. Durasi belajar di Taiwan dapat fleksibel dan menyesuaikan peserta, termasuk opsi kursus online atau program intensif 1 tahun kursus langsung atau tatap muka.

3. Menyesuaikan dengan regulasi Kementerian Pendidikan, bagi mereka yang terlibat dalam praktik profesional, sehingga tesis magister dapat digantikan dengan laporan teknis atau profesional.

• Program Gelar yang Ditawarkan untuk Pegawai Publik dan Tenaga Pendidik yang Sedang Bekerja:

1. 'Program Internasional tentang Tata Kelola Kota (IPUG) di Universitas Nasional Taipei’:

• Para pelamar hanya perlu berada di Taiwan selama satu tahun untuk memenuhi kredit yang dibutuhkan untuk lulus. Setelah menyelesaikan studi, mereka dapat kembali ke negara asal mereka untuk menyelesaikan laporan. Kehadiran kembali ke Taiwan hanya diwajibkan untuk ujian sidang tesis, yang dijadwalkan sebulan sebelum kelulusan.

• Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web https://ipug.ntpu.edu.tw/

• Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui email di: ipugmuc@gm.ntpu.edu.tw

2. 'Program Magister Pembelajaran Elektronik dalam Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah' di Universitas Nasional Chung Cheng’:

• Program ini dilaksanakan sepenuhnya secara daring (online). Para pelamar diwajibkan mengikuti sesi pelatihan mahasiswa baru di Taiwan satu bulan setelah pendaftaran dan hadir kembali untuk ujian sidang tesis sebulan sebelum kelulusan. Selain melibatkan kursus online, program ini juga menyediakan studi kredit, dan diskusi dengan profesor mengenai konten kursus dan penyusunan tesis.

• Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs https://eesl.ccu.edu.tw/

• Jika Anda memiliki pertanyaan tambahan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui surel di: eesl@ccu.edu.tw

Survei: 86% Pelajar Internasional Berharap Kerja di Taiwan setelah Lulus

Hasil survei dari Asosiasi Budaya Internasional dan Pertukaran Pendidikan Taiwan (AICEE) memperlihatkan bahwa peringkat pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu alasan mengapa pelajar internasional asing mempertimbangkan untuk datang studi ke Taiwan. 86% dari pelajar internasional ingin datang ke Taiwan untuk belajar di kelas khusus internasional dan menetap di Taiwan untuk bekerja setelah lulus.

AICEE mengeluarkan rilis pers pada 3 Januari yang menyebutkan, bahwa setelah COVID-19 mereda, pertukaran internasional kembali hadir, dan berbagai negara telah meluncurkan kebijakan intensif untuk memperjuangkan talenta internasional yang berprestasi. Untuk memahami rencana studi ke luar negeri dari para pelajar internasional, pihak asosiasi melakukan survei kuesioner online di antara pelajar internasional luar negeri yang berpartisipasi dalam Pameran Pendidikan Taiwan dari Januari hingga 20 Desember tahun lalu, dengan total 2.175 sampel valid yang dikumpulkan.

Menurut laporan “Tren Pendaftaran Pendidikan Taiwan Internasional 2024” dari AICEE, alasan mengapa pelajar internasional mempertimbangkan untuk belajar di Taiwan adalah pendidikan berkualitas tinggi (24.75%), diikuti oleh lingkungan studi yang aman (15.4%), dapat belajar bahasa Mandarin (14.47%). Sebanyak 31% pelajar internasional membutuhkan informasi beasiswa, 17% membutuhkan informasi kelas pembelajaran dan biaya sekolah, 15% membutuhkan kesempatan magang dan bekerja paruh waktu.

Hasil survei menunjukkan, bahwa responden yang ingin sekolah di luar negeri untuk mendapatkan gelar menilai yang terpenting adalah apakah universitas tersebut memiliki “subsidi dan beasiswa” (24.37%), “seluruh kelas berbahasa Inggris” (17.28%), “pengajaran berkualitas” (14.45%). Pelajar internasional yang ingin belajar bahasa Mandarin memperhitungkan “subsidi dan beasiswa” (23.25%), “pengajaran berkualitas” (15.95%), dan lokasi sekolah (10.6%).

Yuan Eksekutif telah meloloskan “Rencana Implementasi Promosi Pelajar Internasional untuk Datang dan Menetap di Taiwan” pada tahun lalu. Universitas dan perusahaan dalam negeri akan bekerja sama mempromosikan kelas-kelas khusus baru, dan Dana Pembangunan Nasional (NDF) akan menyediakan “beasiswa industri-universitas” dan perusahaan-perusahaan akan menyediakan “tunjangan hidup / magang” untuk memperluas jumlah pelajar internasional berprestasi untuk belajar dan bekerja di Taiwan.

Survei juga menemukan, bahwa hingga 86% pelajar internasional ingin belajar di kelas khusus dan menetap di Taiwan untuk bekerja setelah lulus. Terkait dengan harapan mereka setelah kuliah di luar negeri, sebagian besar pelajar internasional berharap untuk “masuk ke industri yang cocok” (21.9%), “cepat bekerja” (21.6%) dan “tingkat kerja yang tinggi” (16.9%).

Kepala Urusan Internasional dari Universitas Nasional Chung Cheng (NCCU), Hsu Hua-fu (許華孚) menyampaikan, bahwa pemerintah telah meluncurkan kelas khusus STEM dan semikonduktor baru-baru ini. Ia berharap agar ada lebih banyak pelajar internasional yang dapat menggunakan subsidi beasiswa dari pemerintah maupun perusahaan untuk datang ke Taiwan, belajar dan memasuki rantai industri, meningkatkan kekuatan industri Taiwan. Seluruh universitas sebaiknya terus mempromosikan pendaftaran luar negeri secara aktif dan membina talenta ilmiah asing, serta talenta teknologi untuk menetap di Taiwan.

CEO AICEE, Hong Zhi-wei (洪志衛) menyebutkan, bahwa para pelajar internasional sering kali mencari perkembangan karir yang bagus setelah lulus sekolah di luar negeri. Ia menyarakan agar universitas-universitas Taiwan dan pusat-pusat bahasa Mandarin tidak hanya menyediakan informasi penerimaan, tapi juga memperkuat informasi magang dan sekolah sambil bekerja saat mereka studi, serta petunjuk karir setelah lulus, sebagai bantuan untuk menarik para pelajar internasional mendaftar.

  continue reading

307 episode

Artwork
iconBagikan
 
Manage episode 393985512 series 2975965
Konten disediakan oleh 中央廣播電臺 RTI Radio Taiwan International and Aditya Nugraha. Semua konten podcast termasuk episode, grafik, dan deskripsi podcast diunggah dan disediakan langsung oleh 中央廣播電臺 RTI Radio Taiwan International and Aditya Nugraha atau mitra platform podcast mereka. Jika Anda yakin seseorang menggunakan karya berhak cipta Anda tanpa izin, Anda dapat mengikuti proses yang diuraikan di sini https://id.player.fm/legal.

Analis: 2024 Adalah “Tahun AI”, Indeks Nasdaq Berkemungkinan Akan Naik Lagi 30%

(Taiwan, ROC) – Seorang analis dari Wedbush Securities, Dan Ives menyampaikan bahwa pada tahun 2024, Kecerdasan Buatan (AI) akan memperkuat posisinya sebagai dominan dalam topik investasi dan saham teknologi, serta berkemungkinan akan melonjak sebanyak 30%.

Dilansir dari pemberitaan Business Insider, analis teknologi senior di Wall Street, Dan Ives menunjukkan bahwa seiring masuknya tahun 2024, Wall Street dan industri teknologi tengah menantikan kedatangan “tahun AI”, serta mendorong kenaikan saham teknologi. Dalam scenario optimis, indeks Nasdaq mungkin akan mencapai 20.000 poin, yang berarti bahwa indeks tersebut akan melonjak lebih dari 30% dari posisinya saat ini, yakni di sekitar 15.000 poin.

Ives menyampaikan, saham teknologi akan naik 25% pada tahun 2024 dan Indeks Nasdaq akan mencapai level 20.000 poin, karena Wall Street masih sangat meremehkan laju perkembangan siklus AI. Indeks Nasdaq telah mengalami kenaikan luar biasa selama satu tahun terakhir, melonjak sebesar 43% serta melampaui prediksi pesimis Wall Street, dan Ives tetap optimis terhadap prospek indeks tersebut.

Persaingan antara Microsoft dan Alphabet (induk Google), yang mana keduanya sama-sama meluncurkan chatbot AI pada tahun 2023, mungkin akan semakin ketat dalam setahun mendatang. Sementara itu, perusahaan-perusahaan besar lainnya seperti Apple, Amazon, Nvidia, Meta dan lainnya juga akan menginvestasikan sebanyak miliaran dolar dalam bidang kecerdasan buatan.

Dengan meningkatnya minat terhadap chatbot seperti ChatGPT, kenaikan signifikan dalam saham teknologi selama setahun terakhir telah membantu Nvidia mencapai nilai pasar triliunan dolar, sambil membantu tujuh raksasa teknologi AS mendominasi kembali pasar.

Ives bukanlah satu-satunya analis yang bertaruh bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun penting bagi kecerdasan buatan (AI). Pendiri Minerva Analysis, Kathleen Brooks juga mengemukakan jikalau AI akan terus menjadi tema dominan di pasar pada tahun 2024, dan saat ini kita baru melihat permukaannya saja. Terlihat bahwa perusahaan-perusahaan seperti Nvidia dan Microsoft sudah mendominasi di bidang ini, dan para raksasa teknologi ini memiliki sumber daya dan dukungan keuangan yang besar untuk mengembangkan teknologi AI.

𝙏𝙝𝙚 𝟮𝟬𝟮𝟰 𝙏𝙖𝙞𝙬𝙖𝙣𝙄𝘾𝘿𝙁 𝙎𝙘𝙝𝙤𝙡𝙖𝙧𝙨𝙝𝙞𝙥 𝙞𝙨 𝙣𝙤𝙬 𝙤𝙥𝙚𝙣 𝙛𝙤𝙧 𝙖𝙥𝙥𝙡𝙞𝙘𝙖𝙩𝙞𝙤𝙣!

"Program Beasiswa Internasional 2024 untuk Mahasiswa Asing Tingkat Pendidikan Tinggi yang Menempuh Gelar Magister sambil Bekerja bagi Pegawai Publik dan Tenaga Pendidik”

• Tujuan: Memberikan kesempatan gelar magister bagi pegawai pemerintah dan tenaga pendidik yang sedang bekerja.

• Detil Program Beasiswa:

1. Bidang studi harus sesuai dengan kebutuhan personel administratif dan manajerial di sektor publik dan pendidikan.

2. Durasi belajar di Taiwan dapat fleksibel dan menyesuaikan peserta, termasuk opsi kursus online atau program intensif 1 tahun kursus langsung atau tatap muka.

3. Menyesuaikan dengan regulasi Kementerian Pendidikan, bagi mereka yang terlibat dalam praktik profesional, sehingga tesis magister dapat digantikan dengan laporan teknis atau profesional.

• Program Gelar yang Ditawarkan untuk Pegawai Publik dan Tenaga Pendidik yang Sedang Bekerja:

1. 'Program Internasional tentang Tata Kelola Kota (IPUG) di Universitas Nasional Taipei’:

• Para pelamar hanya perlu berada di Taiwan selama satu tahun untuk memenuhi kredit yang dibutuhkan untuk lulus. Setelah menyelesaikan studi, mereka dapat kembali ke negara asal mereka untuk menyelesaikan laporan. Kehadiran kembali ke Taiwan hanya diwajibkan untuk ujian sidang tesis, yang dijadwalkan sebulan sebelum kelulusan.

• Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web https://ipug.ntpu.edu.tw/

• Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui email di: ipugmuc@gm.ntpu.edu.tw

2. 'Program Magister Pembelajaran Elektronik dalam Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah' di Universitas Nasional Chung Cheng’:

• Program ini dilaksanakan sepenuhnya secara daring (online). Para pelamar diwajibkan mengikuti sesi pelatihan mahasiswa baru di Taiwan satu bulan setelah pendaftaran dan hadir kembali untuk ujian sidang tesis sebulan sebelum kelulusan. Selain melibatkan kursus online, program ini juga menyediakan studi kredit, dan diskusi dengan profesor mengenai konten kursus dan penyusunan tesis.

• Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs https://eesl.ccu.edu.tw/

• Jika Anda memiliki pertanyaan tambahan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui surel di: eesl@ccu.edu.tw

Survei: 86% Pelajar Internasional Berharap Kerja di Taiwan setelah Lulus

Hasil survei dari Asosiasi Budaya Internasional dan Pertukaran Pendidikan Taiwan (AICEE) memperlihatkan bahwa peringkat pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu alasan mengapa pelajar internasional asing mempertimbangkan untuk datang studi ke Taiwan. 86% dari pelajar internasional ingin datang ke Taiwan untuk belajar di kelas khusus internasional dan menetap di Taiwan untuk bekerja setelah lulus.

AICEE mengeluarkan rilis pers pada 3 Januari yang menyebutkan, bahwa setelah COVID-19 mereda, pertukaran internasional kembali hadir, dan berbagai negara telah meluncurkan kebijakan intensif untuk memperjuangkan talenta internasional yang berprestasi. Untuk memahami rencana studi ke luar negeri dari para pelajar internasional, pihak asosiasi melakukan survei kuesioner online di antara pelajar internasional luar negeri yang berpartisipasi dalam Pameran Pendidikan Taiwan dari Januari hingga 20 Desember tahun lalu, dengan total 2.175 sampel valid yang dikumpulkan.

Menurut laporan “Tren Pendaftaran Pendidikan Taiwan Internasional 2024” dari AICEE, alasan mengapa pelajar internasional mempertimbangkan untuk belajar di Taiwan adalah pendidikan berkualitas tinggi (24.75%), diikuti oleh lingkungan studi yang aman (15.4%), dapat belajar bahasa Mandarin (14.47%). Sebanyak 31% pelajar internasional membutuhkan informasi beasiswa, 17% membutuhkan informasi kelas pembelajaran dan biaya sekolah, 15% membutuhkan kesempatan magang dan bekerja paruh waktu.

Hasil survei menunjukkan, bahwa responden yang ingin sekolah di luar negeri untuk mendapatkan gelar menilai yang terpenting adalah apakah universitas tersebut memiliki “subsidi dan beasiswa” (24.37%), “seluruh kelas berbahasa Inggris” (17.28%), “pengajaran berkualitas” (14.45%). Pelajar internasional yang ingin belajar bahasa Mandarin memperhitungkan “subsidi dan beasiswa” (23.25%), “pengajaran berkualitas” (15.95%), dan lokasi sekolah (10.6%).

Yuan Eksekutif telah meloloskan “Rencana Implementasi Promosi Pelajar Internasional untuk Datang dan Menetap di Taiwan” pada tahun lalu. Universitas dan perusahaan dalam negeri akan bekerja sama mempromosikan kelas-kelas khusus baru, dan Dana Pembangunan Nasional (NDF) akan menyediakan “beasiswa industri-universitas” dan perusahaan-perusahaan akan menyediakan “tunjangan hidup / magang” untuk memperluas jumlah pelajar internasional berprestasi untuk belajar dan bekerja di Taiwan.

Survei juga menemukan, bahwa hingga 86% pelajar internasional ingin belajar di kelas khusus dan menetap di Taiwan untuk bekerja setelah lulus. Terkait dengan harapan mereka setelah kuliah di luar negeri, sebagian besar pelajar internasional berharap untuk “masuk ke industri yang cocok” (21.9%), “cepat bekerja” (21.6%) dan “tingkat kerja yang tinggi” (16.9%).

Kepala Urusan Internasional dari Universitas Nasional Chung Cheng (NCCU), Hsu Hua-fu (許華孚) menyampaikan, bahwa pemerintah telah meluncurkan kelas khusus STEM dan semikonduktor baru-baru ini. Ia berharap agar ada lebih banyak pelajar internasional yang dapat menggunakan subsidi beasiswa dari pemerintah maupun perusahaan untuk datang ke Taiwan, belajar dan memasuki rantai industri, meningkatkan kekuatan industri Taiwan. Seluruh universitas sebaiknya terus mempromosikan pendaftaran luar negeri secara aktif dan membina talenta ilmiah asing, serta talenta teknologi untuk menetap di Taiwan.

CEO AICEE, Hong Zhi-wei (洪志衛) menyebutkan, bahwa para pelajar internasional sering kali mencari perkembangan karir yang bagus setelah lulus sekolah di luar negeri. Ia menyarakan agar universitas-universitas Taiwan dan pusat-pusat bahasa Mandarin tidak hanya menyediakan informasi penerimaan, tapi juga memperkuat informasi magang dan sekolah sambil bekerja saat mereka studi, serta petunjuk karir setelah lulus, sebagai bantuan untuk menarik para pelajar internasional mendaftar.

  continue reading

307 episode

Semua episode

×
 
Loading …

Selamat datang di Player FM!

Player FM memindai web untuk mencari podcast berkualitas tinggi untuk Anda nikmati saat ini. Ini adalah aplikasi podcast terbaik dan bekerja untuk Android, iPhone, dan web. Daftar untuk menyinkronkan langganan di seluruh perangkat.

 

Panduan Referensi Cepat